Afirmasi
Perempuan hakikatnya itu harus dikejar laki-laki, katanya.Konstruksi sosial terkadang mengekang banyak orang dari melakukan hal-hal yang mereka...
Also Available in:
- Amazon
- Audible
- Barnes & Noble
- AbeBooks
- Kobo
More Details
Perempuan hakikatnya itu harus dikejar laki-laki, katanya.
Konstruksi sosial terkadang mengekang banyak orang dari melakukan hal-hal yang mereka inginkan. Tak terkecuali untuk Leia. Sebagai perempuan yang lebih dulu menyukai laki-laki, Leia merasa terkekang oleh ikatan dan aturan sosial yang mengatur relasi antarmanusia, termasuk relasi percintaan. Keadaan tak membantu berhubung Bara, lelaki yang dia sukai, juga tak terlihat merasakan perasaan yang sama dengannya. Namun perlahan, Leia mulai paham bahwa mungkin, apa yang menahannya dari mendekati Bara barangkali bukan cuma soal aturan sosial. Keraguan dalam dirinya mengakar lebih dalam, dan Leia berusaha mencari tahu apa akar dari keraguan tersebut.
Menikah adalah menyempurnakan setengah ibadah, katanya.
Bara meyakini bahwa pernikahan bisa membawa manfaat. Namun, dia mempertanyakan kembali hakikat pernikahan yang dia yakini. Dalam upaya menemukan jawaban dari pertanyaan itu, Bara kembali bertemu dengan Leia. Ibu Bara ingin menjodoh-jodohkan Leia dengan salah satu putranya, tetapi Bara skeptis Leia bisa tertarik kepadanya. Pengalaman Bara mengajarkan bahwa wanita cantik biasanya membawa petaka—Leia mungkin tak terkecuali. Tapi atas dorongan sang ibu dan sang adik, Bara akhirnya mencoba berkenalan dengan Leia, dan tanpa dia duga, dia justru menemukan jawaban yang selama ini dia cari.
- Format:Paperback
- Pages:243 pages
- Publication:2024
- Publisher:
- Edition:
- Language:ind
- ISBN10:
- ISBN13:
- kindle Asin:B0DVDSQDVN









